- Pengertian Litosfer
Litosfer merupakan lapisan kulit bumi yang paling luar dari planet berbatu. Litosfer berasal dari bahasa yunani yaitu lithos yang berarti batu , sfeer atau sphaira yang berarti bulatan . secara harfiah litosfer dapat dikatakan sebagai lapisan batuan atau kulit bumi yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Inti dalam mempunyai jari-jari kurang lebih 1.300 km. Litosfer ( kulit bumi ) terdiri atas dua bagian .
Lapisan sial merupakan lapisan kulit bumi yang terbentuk dari logam silisium dan aluminium , dengan senyawanya yang berbentuk SiO2 dan Al2O3. Lapisan sial disebut juga Lapisan kerak.
Lapisan kerak ini terdiri atas dua bagian, yaitu kerak benua dan kerak samudra.
b. Lapisan sima ( silika magnesium )
Lapisan ini tersusun oleh logam-logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO2. Lapisan sima merupakan bahan yang bersifat elastis dengan ketebalan kurang lebih 65 km.
Litosfer ditopang oleh astenosfer , yang merupakan bagain yang lebih lemah, lebih panas, dan lebih dalem dari mantel. terdapat dua tipe litosfer yaitu :
1. Litosfer samudra
yang berhubungan dengan kerak samudra dan berada di samudra.
2. Litosfer Benua
yang berhubungan dengan kerak benua.
2. Batuan pembentuk Permukaan bumi
B. Hidrosfer
2. Macam-Macam Siklus Hidrologi
Siklus air ( hidrologi ) dibedakan menjadi tiga, sebagai berikut.
a. Siklus kecil atau pendek, yaitu air laut yang menguap menjadi gas, berkondensasi menjadi awan dan hujan, kemudian jatuh ke laut.
b. Siklus sedang, yaitu air laut yang menguap menjadi gas, mengkondensasi, dan dibawa oleh angin membentuk awan diatas daratan, jatuh sebagai hujan lalu meresap ke tanahsungai, kemudian ke laut lagi.
c. Siklus panjang, yaitu uap air laut berubah menjadi awan dan turun sebagai hujan. Air hujan yang jatuh, sebagian meresap ke dalam tanah ( Infiltrasi ) dan sebagian diserap oleh tumbuhan. Air tanah yang yang mengalir disebut perkolasi dan berakhir menuju laut,
Aktivitas yang berkaitan dengan siklus air adalah :
Evaprasi, Transparasi, Evapotranspirasi, Kondensasi, Sublimasi, Infiltrasi, Presipitasi ,Surface run off.
TUGAS KELOMPOK GEOGRAFI :
1. TRACY BINTANG LESTARI.
2. ICHI WINDA SARI.
yang berhubungan dengan kerak benua.
2. Batuan pembentuk Permukaan bumi
Induk batuan permukaan litosfer adalah magma, yaitu batuan cair pijar dan bersuhu sangat tunggi yang terdapat di bawah kerak bumi. Magma mengalami beberapa proses perubahan, sehingga menjadi batuan. Berdasarkan proses pembentukannya bataun dibedakan menjadi tiga macam, yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.
B. Hidrosfer
- Pengertian Hidrosfer
Hidrosfer berasal dari kata hydro atau hydoor yang berarti air dan sphaira yang mempunyai arti lapisan atau lingkungan. Hidrosfer ( hidrosfera ) meliputi semua bahan air yang ada di bumi, baik yang berupa cair, gas, maupun padat.
2. Macam-Macam Siklus Hidrologi
Siklus air ( hidrologi ) dibedakan menjadi tiga, sebagai berikut.
a. Siklus kecil atau pendek, yaitu air laut yang menguap menjadi gas, berkondensasi menjadi awan dan hujan, kemudian jatuh ke laut.
b. Siklus sedang, yaitu air laut yang menguap menjadi gas, mengkondensasi, dan dibawa oleh angin membentuk awan diatas daratan, jatuh sebagai hujan lalu meresap ke tanahsungai, kemudian ke laut lagi.
c. Siklus panjang, yaitu uap air laut berubah menjadi awan dan turun sebagai hujan. Air hujan yang jatuh, sebagian meresap ke dalam tanah ( Infiltrasi ) dan sebagian diserap oleh tumbuhan. Air tanah yang yang mengalir disebut perkolasi dan berakhir menuju laut,
Aktivitas yang berkaitan dengan siklus air adalah :
Evaprasi, Transparasi, Evapotranspirasi, Kondensasi, Sublimasi, Infiltrasi, Presipitasi ,Surface run off.
TUGAS KELOMPOK GEOGRAFI :
1. TRACY BINTANG LESTARI.
2. ICHI WINDA SARI.